Selasa, 16 Mei 2017

Ingin Memilikimu, Seutuhnya

Apa aku tidak salah dengan apa yang aku ucapkan kepadanya..? tanyaku dalam hati dengan penuh kekagetan.

Sepertinya memang ada yang salah dengan keputusanku tadi.

Hmmm.., yang kujawab hanya dengan gelengan kepala, tapi buatku ini masih kisah cinta yang rumit, seperti..?, aku pun masih bingung dengan apa yang harus aku ucapkan, aku sangat nyaman dengannya, itu yang paling utama kurasakan.

Tapi kan..,

Keluarganya..?, aku tau itu.., aku kan tidak merebut apapun dari kehidupannya.., aku sayang dan cinta sama dia, apa itu salah..?, dan bukan mauku juga terjadi hal seperti ini, semua diluar kehendak ku, dan menurutku tidak ada yang salah, karena menyayangi, mencintai itu adalah hak setiap manusia dan semua rasa itu tidak bisa kita atur sebelumnya, tapi..?, tau kah apa yang harus dilanjutkan berikutnya.

Apa kamu tau itu..?, tapi sudahlah.., aku juga bingung sendiri, tidak kusangka kenapa aku harus menjalani kisah seperti ini, aku sangat merindukan kamu, aku menginginkan kita selalu bersama dan aku berharap kamu jangan pernah pergi, tentang apa yang aku rasakan sekarang ini. aku ingin menjadi bagian dari sedikit cerita hidupmu, aku sayang kamu, aku tidak tau apakah kamu merasakan hal yang sama seperti aku.

Jujur.., aku semakin sayang kamu, apa kamu merasakan itu, apakah ini hanya ketakutanku yang tidak beralasan..?, dan aku berharap kamu bisa menjawab pertanyaanku.

Sudahlah..!, cukup berfikirnya.., tapi setelah aku pikir2, kita seperti ABG yang baru pertama kali pacaran ya.., kita persis anak Sekolah yang baru pertama kali jatuh cinta, penuh gombalan2 tidak jelas, senyum2 tidak pasti, aneh.., aku bingung dan tidak habis pikir sama kita berdua, pusing aku me-nerka2 apa yang akan terjadi sama kita selanjutnya.

Pusing ah, kan sudah sering aku bilang, kalau aku sayang  kamu dan kamu juga sayang aku, dan kita sama2 tidak pernah memainkan perasaan tulus ini, dan kita juga tidak tau, dan bukan mau kita menjalani ini, tapi semua berjalan dengan sendirinya,  tanpa kita rencanakan.

Awalnya aku menduga, kamu cuma main2, selingan, atau apalah itu, tapi setelah kuperhatikan ko' kita malah tambah dekat yah, semakin sulit untuk terpisahkan.

Lebay banget yaa..,

Terserah kamu mau bilang lebay, norak atau apapun itu, ya memang itu yang aku rasakan.

Tapi kan kita baru beberapa bulan yang lalu ketemu ya.., tapi tidak tau, makin hari rasa sayangku, kangenku, bukannya berkurang, malah bertambah terus.

Terima kasih ya yuung..,

Untuk apa..?

Untuk semuanya.., kamu baik sama aku, kamu sayang sama aku, kamu perhatian sama aku.

Di pagi hari aku diam sejenak dan aku masih disini menunggu.

Kutunggu dengan penuh kerinduan, dan akhirnya datang rasa jenuh.

Saat kamu datang menghampiriku, kamu hapuskan segala rasa jenuh itu.

Terima kasih ya.., telah memberiku cerita bahagia, dan akan aku simpan selamanya kisah indah ini dalam hidupku.

Terima kasih ya mbroot..,

Untuk apa lagi..?

Untuk kisah kita ini..,

Aku cuma mengungkapkan apa yang aku rasakan, tidak lebih dan aku senang kamu masih ada untuk aku, aku pernah berjanji, kepada diriku sendiri, akan berada disisimu sampai kapan pun, sampai saat kamu sendiri yang memintaku untuk menjauh dari hidupmu, dan semoga kamu juga bisa memenuhi janjimu itu, amiin ya Allah..,

Bulan berganti, aku kembali menyapa sang waktu.., tidak terasa ternyata sudah sekian lamanya hubungan yang tidak tau ujungnya terus tercipta, menghadirkan babak baru, memberikan pemikiran baru untuk kisah selanjutnya.

Indah, kelam, bahagia, air mata, keharuan, semua sepertinya sudah tercipta dari perjalanan ini, tanpa disadari, tanpa diduga, tanpa sekenario, semua berjalan menghiasi alur cerita yang memang sudah tercipta dari Sang Maha Kuasa.

Siapa yang berani melawan ketika raga sudah merasa nyaman oleh dekapan seseorang, siapa yang berani mengelak saat rasa cinta ada di hati anak manusia.

Apakah ada yang salah dengan perasaanku ini..?, apakah ada yang bisa menerka, dengan siapa kita akan jatuh cinta, kapan kita jatuh cinta, dan dimana kita akan jatuh cinta..?

Siapakah yang harus disalahkan dengan keadaan ini semua..?

Waktukah..?

Tempatkah..?

Atau ketidak mampuan kita mengendalikan rasa itu..?

Bukannya tidak ingin disalahkan, bukan juga ingin dianggap mengelak dari ini semua, tapi inilah hidupku, duniaku, perjalananku, dan aku pun tidak bisa mengelak dari kondisi ini, aku menikmatinya, dengan segala keterbatasan yang menghimpitku.

Dan aku juga tidak pernah mengganggu kamu, kalian, mereka, atau siapapun, aku juga tidak ingin merebut atau mengambil kebahagiaan orang lain, aku menyayanginya, aku membutuhkannya, seseorang yang membuatku nyaman berada di dunia ini, jadi apakah aku salah melakukan semua ini..?

Aku tidak habis pikir dengan hubungan kita ini, bahkan sampai detik ini pun aku sebenarnya masih penasaran.., ada apa dengan kamu..?, lagi puberkah kamu..?, apakah karena kehadiranku sehingga kamu mencampak kan lelaki yang ada disisimu, dan apakah nanti aku juga akan mengalami hal yang serupa.., dicampak kan olehmu..?

Buat sebagian orang yang memahami, mungkin bisa mengerti dengan apa yang kita lakukan, tapi tau sendiri kan, lebih banyak orang yang mencerca kita, dari segala sisi.

Apakah aku salah jika ingin melakukan hal terbaik untuk yang aku sayangi..?

Apa terlalu banyak kemauan hati ini, bukankah aku tidak pernah meminta yang aneh2..?

Aku merasa kehilangan dan sedih saat tanpa kamu, aku mengerti ko yuung dan aku mengutuk diri ku sendiri, bertanya kenapa, dan apa yang harus aku perbuat, benarkah ada perasaan yang disembunyikan dariku..?, apakah salah caraku mencintaimu.

Dalam do'a ku yang tidak pernah terputus;

Sesungguhnya, aku mencintaimu yuung.., jarakmu begitu dekat disini, begitu nyata, tapi kenapa anganku merasa kamu semakin tidak tercapai, dinding itu semakin nyata.

Aku tidak tau kejutan apalagi yang telah dipersiapkan oleh-Nya, menjalani hidup untuk terus bersamamu, atau melepaskan harapan yang memang bukan milikku.

Aku mohon, jangan men-duga2 hal yang bisa buat kamu dan aku merasa tidak nyaman, aku ingin kamu selalu percaya bahwa aku sayang kamu, ada kerinduanku untuk selalu bertemu dengan kamu, menghabiskan waktu bersama kamu...aku selalu berusaha untuk tidak bersikap egois, berusaha belajar menerima, apapun yang kamu mau, dan aku ikhlas jika nanti kamu harus tetap hidup bersamanya demi anak2.

Rasa sayangku yang dalam, karena sederhananya pola hidupmu dan aku akan terus bersyukur bisa memiliki belahan jiwa yang mengajari aku kesabaran, terima kasih atas rasamu untukku, terima kasih untuk kesabaranmu terhadapku, juga banyak terima kasih atas kehadiranmu dalam hidupku, aku sayang kamu yuung.., jangan pernah lupakan aku seperti dulu lagi ya.., aku hanya ingin kita bisa bersama.

Aamin ya Allah..

Dan harapanku, jika kamu ada masalah atau apapun yang membuat kamu tidak nyaman, berbagilah cerita denganku, tidak perlu sungkan, mungkin aku tidak banyak membantu, tapi aku selalu ingin menjadi bagian dari hidupmu, bahagiamu, adalah bahagiaku, sedihmu, adalah sedihku juga, jadi jangan larang aku untuk selalu membantumu, bersama kita lalui semua yang menjadi ganjalan dalam perjalanan hidup ini, ok..?

Dan dari lubuk hati yang terdalam..,

Terima kasihku untuk sayang yang tulus ini dan terus ajari aku untuk selalu sayang kamu, menyanyangi segala yang ada pada dirimu.

I Miss U, Aku Sayang Kamu Yuung..,"


Iyuung


G@l!p0n9

Minggu, 14 Mei 2017

Dia Bisa Pergi

Jangan karena sedang dicintai oleh seseorang, kamu boleh merasa sangat sempurna, ingatlah satu hal bahwa seseorang yang saat ini tengah mati2an selalu ingin bersamamu itu pasti akan merasa lelah lalu memutuskan untuk pergi, karena dia sudah disadarkan dan sudah dibukakan hati dan fikirannya bahwa menunggumu adalah sesuatu yang mustahil.

Ada saatnya dimana seseorang yang saat ini merasa tidak bisa hidup tanpamu akan pergi meninggalkanmu, percayalah ketika dia memutuskan untuk pergi maka dia tidak akan pernah kembali lagi padamu, dia tidak akan lagi sibuk menanyai kabarmu atau mengingatkanmu, bahkan dia akan pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal padamu.

Saat ini kamu boleh semau kamu memperlakukan dirinya, tapi nanti kamu akan menyesalinya, karena lambat laun sikapmu dan perasaanmu padanya akan mampu membunuh perasaan cintanya padamu, sikapmu yang mengaggap remeh keadaan dan keberadaannya dengan sendirinya akan memadamkan perasaan cintanya.

Akan ada saatnya dia mulai berfikir jernih dan mulai berfikir ulang lalu bertanya pada hatinya tentang cinta yang dikejarnya, sampai akhirnya dia akan menemui sebuah pertanyaan yang menayakan apakah kelak dia akan benar2 bisa hidup dengan nya.

Tidak mungkin seseorang akan terus2an mengejar cintamu, karena dia yang sekarang paling merasa hanya kamulah satu2nya masa depannya akan pergi meninggalkanmu, mencari kehidupan yang lebih menyamankan hatinya, mencari seseorang yang lebih menghargainya dan mencintainya.

Seseorang ini selalu berusa keras untuk bisa bersamamu, bukan untuk mengemis cintamu.., tapi untuk menunjukkan bertapa berharganya kamu bagi dirinya, oleh karena itu, jangan membuatnya merasa sia2 telah mengorbankan banyak hal demi dirimu

Ini mungkin tampak konyol dan mustahil bagi dirimu yang kini merasa sedang ada seseorang yang mengejar cintamu.


G@l!p0n9


Robbie Williams - Feel


Kumohon Mengertilah

Sepertinya kamu punya anggapan berbeda dalam mengartikan diriku, karena buatku, diam itu berarti komitmen dan kesetiaan.

Diam bukan berarti tidak tau, bukan berarti tidak mengerti, bukan berarti tidak peduli, bukan berarti tidak suka, bukan berarti marah, tapi.., diam itu sedang menilai, mengamati, dan menimbang untuk mengambil keputusan yang besar, mungkin jika memang kamu benar2 pintar, diamku selama ini pasti mudah untuk kamu mengerti.

Dalam diam, aku berusaha memahami, entah aku yang terlalu bodoh atau memang kamu tidak bisa memahami.., tapi malas rasanya mengungkit kesalahan dan mengumbar emosi, membagi keluh pada orang bukanlah sifatku, dan itu sama sekali tidak perlu, aku bukan orang yang mudah membagi perasaan hati, sakitku akan kusimpan sendiri tanpa repot2 berbagi, tapi dalam diamku, ada doa yang kusimpan, semoga suatu hari nanti kamu bisa mengerti.







Di matamu bisa saja aku tampak seperti manusia baik2 yang berusaha mengekspresikan kebaikan kepadamu, dan aku lebih memilih sakit ini kusimpan sendiri, tapi bukan berarti aku bodoh dalam mengamati, sesungguhnya dalam diam aku mencoba memahami kamu, kadang aku bertanya, tidak sadarkah kamu bahwa ada luka di hati orang yang selama ini mendampingimu..?, dan juga tidak bergetarkah perasaanmu waktu aku memilih diam, menyimpan cemburu dengan memasang muka pura2 mengerti..?

Soal memenangkan hati kau memang ahlinya, kata2mu yang manis membuat keraguanku hilang seketika. dengan mudahnya aku hanyut mendengarkan bicaramu, mempercayai janji2 yang kamu berikan padaku, perasaan yang mulai meragu selalu kembali luluh ketika kamu mulai bercerita tentang kita, senyumku kembali mengembang, dan perasaan naif pun kembali datang, menerbangkan khayakanku, membuat aku lupa dengan segala kedongkolanku kepadamu.

Kamu memang pandai merebut perhatianku, tapi kenapa itu hanya kamu praktekkan kepadaku, kenapa tidak kamu jalankan dalam hidup keseharianmu untuk merubah pemikiran lelaki yang ada disisimu, rupanya kamu tidak pernah sadar, kalau yang kamu ceritakan membuatku tidak percaya kepadamu, sudah lelah rasanya kepalaku dipenuhi berbagai pertanyaan, kali ini aku hanya ingin diam sembari menenangkan perasaanku, permintaanku sebenarnya sederhana, bagaimana kamu bisa menjaga perasaanku, itu sudah cukup melegakan.

Semua perempuan, tentu ingin memiliki cinta yang hanya diberikan untuknya, tidak ada perempuan yang tidak suka diperlakukan sebagai satu2nya ratu di hati lelakinya, begitu pula denganku, permintaanku cukup sederhana, kamu tidak perlu menjadi Ken Dedes yang memberi syarat kepada Ken Arok, karena aku juga tidak menuntutmu menjadi manusia yang berbeda, aku hanya ingin kamu bisa menjaga perasaanku, membuatku selalu merasa tenang dan nyaman menjadi kekasihmu, sehingga kata berpisah tidak pernah terlintas dalam kepalaku, tapi meski sering kali aku merasa kesal, aku tidak pernah ingin berpisah, karena kamu wanita terbaik yang rela menemani dan mengisi hari2ku, dan biarlah sakit ini akan kusimpan dalam diam tanpa perlu mengungkapkan kepadamu atau siapapun, biar ini menjadi cerita bagi diriku sendiri.
 
Sayaaang.., dalam diam, aku bersujud, ku-uraikan semua piluku dalam keheningan bersama-Nya, aku yakin ini hanyalah gejolak hati yang masih belum terpahami, dan aku yakin suatu saat akan membuatku sadar, aku terus berharap pada saatnya nanti, kamu membuat diriku merasa lebih baik lagi, dan kelak, aku bisa memperlakukanmu seperti ratu dan membuatmu merasa menjadi perempuan yang dihargai, dalam diam, aku akan terus berdoa, dan dalam diamku, aku yakin cinta akan menemukan jalannya.

Ada pendiam yang tidak banyak bicara, tidak banyak menasehati namun banyak memberikan contoh, dan dari diam nya aku banyak belajar tentang kehidupan, kamu tau si pendiam itu siapa..?

G@l!p0n9

Jumat, 12 Mei 2017

Penghiburmu

Teruntuk kamu yang datang dan pergi dalam hidupku, yang terkadang mendekapku erat tapi seketika mengabaikanku, selalu memberikanku hal yang indah lalu mengacaukannya, menyembuhkan luka hatiku, kemudian membuat hal yang lebih menyakitkan, berjanji menyayangiku lalu melupakanku, memberikanku harapan, selanjutnya..??, membuangku.

Kamu selalu bisa membuatku benar2 bahagia, membuatku merasa tenang, merasa aman, dan merasa kuat, tidak jarang kamu memelukku erat, memberikan senyuman terindahmu, dan membuatku merasa penting dalam kehidupanmu, sering kali aku merasa bangga ketika kamu memperhatikanku di depan orang lain seakan nyata perasaanmu padaku.

Hmmm.., itulah kamu, yang akan selalu menjadi kamu yang boleh melakukan apa saja sesuka hatimu.

Kamu adalah kamu, melakukan apa saja yang bisa membuatmu bahagia, mungkin hanya kebetulan kamu melakukan sesuatu yang aku suka dan membuatku bahagia., tapi aku merasa tidak seperti itu, kamu hanya memelukku saat kamu butuh pelukan di tengah kehidupanmu yang sepi, kamu hanya memperhatikan aku ketika dia tidak peduli akan kamu, kamu tidak ingin kehilangan aku, tapi aku tau, kamu juga tidak ingin kehilangan dia, aku adalah penghiburmu, dan kamu hanya takut kehilangan penghiburmu, kamu takut tidak ada lagi yang bisa menjadi pelampiasan kesepianmu, padahal perasaanmu tidak nyata, tidak untukku.

Aku menyayangimu dengan tulus.., yaa.., bisa di sebut aku menyayangimu dengan bodoh, begitu kata sahabatku, tapi aku tidak peduli..! aku tidak peduli seberapa dalam luka yang kamu berikan atau seberapa dalam kamu menyakiti aku nanti , aku akan selalu mencintaimu dan akan selalu begitu.

Ketika kamu datang dengan sejuta kesedihanmu dan membutuhkan aku untuk mengusir laramu, aku tidak pernah mengharapkan balasan perasaanmu meskipun itu akan bisa menyempurnakan hidupku, aku tidak selancang itu bisa memintanya padamu.., bisa dekat denganmu saja, aku sudah bisa tersenyum bahagia, bahkan aku merasa bahagia, hanya dengan melihatmu bahagia, meski bukan denganku.

Biasanya aku hanya bisa menangis ketika kamu mulai asyik dengan ceritamu dengan dia, lalu aku akan terus tersenyum mendengarmu bercerita meng-gebu2 meski itu bukan tentang kita, bukan tentang aku, aku hanya akan diam ketika kamu bercerita tentang masalahmu dengan dia, yang menurutku seperti sandiwaramu saja, dan aku akan terus diam sampai kamu bisa menguatkan aku atas dirimu.

Dan.., kalau pada akhirnya kamu menghancurkan hatiku, aku akan menyimpannya dan menyatukannya kembali sendiri, aku hanya akan memendam kekecewaanku kepadamu, aku hanya bisa tersenyum, aku hanya akan mendoakan semoga hidupmu diiringi kebahagiaan selalu.

Sayaangku.., aku tidak apa2 ko', tenang saja..!, jalani saja keinginan hatimu, jika kamu membutuhkanku, datanglah ke sini, aku selalu ada untukmu, meskipun hatiku kecewa, tapi tidak akan kamu rasakan rasa kekecewaanku, aku tidak apa2 ko' sayaank.., hidup adalah pilihan, dan lakukan apa yang menurutmu benar, kejarlah apa yang kamu mau..!!, dan kamu boleh kembali kapan saja, karena aku selalu ada ketika kamu butuhkan.

Lihatlah.., aku masih berdiri tegar disini, aku masih berusaha kuat dan sabar, tapi, aku tidak bisa menjanjikan ini selamanya, aku juga ingin ada seseorang yang mengharapkan aku seperti aku mengharapkanmu, tapi aku tidak bisa selamanya setegar ini untukmu, karena aku tau bagaimana rasanya menginginkan seseorang yang orang itu tidak benar2 menginginkanku. aku hanya manusia biasa yang lama2 akan tua dan mati.

Cukuplah kamu tau aku pernah mencintai dan menyayangimu tanpa alasan, cinta yang dalaam sekali.., yang hampir membunuh diriku sendiri.

G@l!p0n9

Rabu, 10 Mei 2017

Jember 2017

Jember
08 mei 2017 (23:15)

Setiap orang pasti mengalami hal2 sulit dalam kehidupan-nya, begitu juga yang aku alami sekarang, di sisi lain memang saat ini aku senang menyendiri tapi di sisi lain ada kalanya perasaan sepi itu terus ada dalam hari2ku, lebih tepatnya aku selalu merasa tidak ada orang yang bisa kuajak bicara, rasanya Dia terlalu jauh untuk aku gapai, dan tinggalah aku sendirian menghadapi semua ini.

Pernah ada satu orang yang aku percayai dalam hidupku.., tapi kenyataanya.., sekarang tidak lagi seperti itu, aku sering menceritakan apa pun yang aku pikirkan kepadanya dan tentu saja keluh kesahku pun selalu tumpah kepadanya, aku tidak pernah malu untuk mengungkapkan isi hatiku kepadanya, termasuk semua isi hatiku yang jarang tersampaikan kepada orang lain.

Rasanya akhir2 ini aku begitu tertekan, disisi lain aku juga perlu bertukar pikiran dengan orang lain, menceritakan apa yang aku alami dan yang aku rasakan sekarang ini, tapi disisi lain apakah orang tersebut akan mengerti dengan yang aku ceritakan..? dan kepada siapa lagi aku harus bercerita..?, aku tidak tau kenapa aku harus merasa seperti ini, rasanya aku berjalan di dunia ini sendirian, menyusuri waktu bersama sepi, kadang aku lelah dengan semua ini dan ingin memutuskan sampai disini saja perjalananku tapi aku tidak sanggup melakukanya.



Dari dulu hingga sekarang keinginanku hanya satu, menemukan sosok wanita yang menyayangi dan mencintaiku dengan tulus, bukankah itu sangat sederhana atau terlalu mahal harga yang harus aku tebus untuk mendapatkan semua itu..?, sejujurnya aku juga tidak ingin menceritakan kesedihanku, aku hanya ingin menceritakan kebahagianku saja kepada orang yang aku sayangi, tapi bagaimana aku bisa bahagia jika semua hari2ku dipenuhi duka dan aku melewati semuanya sendirian padahal mereka ada disekelilingku, mungkin lebih baik aku tidak memiliki siapapun dari pada mereka ADA tapi aku tidak merasakan kehadiran mereka sama sekali.., hmmm..., andai saja Dia bisa memahamiku mungkin aku tidak akan merasa seperti ini, atau mungkin aku yang harus mengerti kepadanya..?

Hai.., aku ingin melihatmu tersenyum kepadaku, dan aku akan memelukmu dan mengatakan bahwa aku sangat mencintaimu.

Hai.., aku disini butuh kekuatan, butuh bantuan untuk berdiri karena kakiku tidak sanggup lagi menahan semuanya.

Hai.., disini aku merasakan kesepian, maafkan aku yang terkadang berkata kasar, sejujurnya aku hanya ingin disayangi olehmu, mungkin perasaan sepi ini akan hilang dan aku bisa lebih kuat untuk menjalani kehidupan ini.


Jember
09 mei 2017 (09:40) 

Aku mengenalmu sudah cukup lama, saat dimana kita masih sama2 remaja dan saling mencari jati diri, aku mengenalmu sebagai sosok yang sangat kukagumi.., dan setelah kita berpisah aku tidak tau dimana kamu, bagaimana kabarmu..? bahkan aku buta semua hal tentangmu, yang aku tau hanyalah kini kamu sudah bersama keluarga kecilmu. dan setelah aku mendengar dan mengetahui kamu tidaklah sendiri lagi, mungkin kata “aku akan melupakanmu" tidaklah tepat untuk aku katakan padamu, karena kenyataannya hingga saat ini kamu masih selalu kukenang dan ada di hatiku, tapi aku tidak ingin jadi sosok pribadi yang egois, setidaknya dengan mendengarmu bahagia itu sudah cukup bagiku.

Perpisahan kita di masa lalu mungkin meninggalkan luka yang sangat dalam bagiku, dan mungkin aku menyalahkanmu atas semua kejadian yang menimpa diriku, tapi alangkah egoisnya aku jika aku selalu menyalahkanmu dan terus menyalahanmu, kini aku bisa menyadari, memang kita tidak di takdirkan buat bersatu. apalagi aku tau kamu yang kini sudah dengannya, bahagia dengannya dan aku tidak menyalahkanmu atas keadaan ini, hanya saja aku cukup menyayangkan atas jalan hidup yang sudah kamu pilih, begitu juga dengan keadaan yang menjadi jalan hidupmu, tapi lagi2 aku yakin kamu bisa mengatasi itu dan bahagia bersama keluarga kecilmu.

Kini kamu sudah bahagia dengan pasanganmu dan buah hati kalian berdua, aku tidak menyalahkanmu atas penghianatan yang kamu lakukan, bahkan karena kejadian itu aku malah bersyukur Allah masih menyayangimu dan tidak membiarkanmu hidup dengan orang yang salah, dan aku tau kamu bukan orang yang jahat, karena tidak mungkin kamu bisa bertahan lama dengan nya kalau kamu memang orang yang jahat, hanya saja aku tau dia bukanlah pasangan yang terbaik.

Saat ini aku bisa tersenyum jika mendengar kamu tertawa, tapi.., hmmm.., mungkin kita sudah tidak akan ngobrol lagi, tapi percayalah dalam doaku selalu ada namamu agar kamu bahagia, aku memang tidak akan lagi berkomunikasi denganmu tapi dengan mengetahui bahwa kamu baik2 saja, itu sudah cukup melegakan hatiku. dan walau nanti kita tidak lagi saling mengenal, tapi diam2 tanpa sepengetahuanmu, aku masih akan  memperhatikanmu, selalu mencari kabar tentangmu, mungkin kisah kita tidak bisa berakhir bahagia, tapi bisa melihatmu bahagia itu sudah cukup bagiku. mungkin inilah jawaban Allah atas kita, dan setelah ini semoga kamu bisa bahagia dengannya.

Aku mungkin tidak bisa lagi bersatu denganmu, tidak bisa lagi menyandarkan kepalaku di pundakmu, tidak bisa lagi melihat mata indahmu, tidak bisa lagi memelukmu, tidak bisa lagi bercanda denganmu, yaaa.., kita tidak akan bisa lagi mengulang saat2 indah itu.

Kumohon berjanjilah, yaa..! berjanjilah kamu bahagia. perjalanan cinta kita yang cukup lama tidak apa2 berakhir seperti ini, cukup kenang aku sebagai masa lalumu. dan berbahagialah dengan masa depanmu, kini kuharap kamu bisa bahagia walau bukan dengan aku.




G@l!p0n9