Senin, 31 Oktober 2016

Inilah Aku..???

Inilah aku, lagi-lagi dengan segala kesesakanku.., seperti ada kobaran api yang membakar sebagian tubuhku, aku merasa panas dengan segala kesesakan dan kesakitan yang itu semua adalah salahku.., salahku yang mencintai DIA, yang DIAnya telah berdua, dan telah mengijinkan DIA masuk di ruang kosongku, dan pada akhirnya menjadikan diriku sendiri terluka.

Awalnya aku berpikir mungkin aku akan bahagia dengan sesuatu yang di namakan cinta pertama, karena aku lelah dengan segala kegagalan dari cinta terakhirku.

Fikirku mungkin aku tidak akan merasakan sakitnya saat ku memilih menjadi yang kedua dari kehidupan DIA, fikirku aku bisa melewati segala hal seperti biasa tanpa harus berpikir sebelum kumasuk di kehidupan DIA, Fikiran yang picik, tapi apalah daya ku hanya lelaki biasa yang berharap bahagia.

Awal nya memang aku sangat bahagia. dengan segala waktu yang DIA berikan, segala kasih sayang DIA yang membuat aku nyaman, bahkan dari segala kekonyolanku, DIA bisa membuat ku berubah lebih baik lagi dan di situlah aku mulai percaya membiarkan DIA mengisi kekosongan hatiku.

Aku mencintai DIA dengan bekal cinta dari masa lalu. anehnya aku tidak memandang kalau DIA telah berdua atau apapun, yang aku rasakan hanya ingin memiliki DIA walaupun memang dengan jarak ruang dan waktu yang berbeda.

Kesesakan menjadi - jadi di saat aku membaca update sms DIA yang berkata;
 
“maaf ya aku sedang repot.. lagi siapin ini itu untuk si ...??,

Aneh,.. dengan perkataan DIA itu saat ku tahu pagi itu aku seperti burung yang terluka di bagian sayapnya dan malas untuk terbang..

Aku mengerti apa maksud dari perkataan nya itu, dan saat ini aku masih berpikir untuk menentukan sikap hatiku, karena aku belum siap untuk kehilangan DIA.

Minggu, 30 Oktober 2016

Tertawalah

Aku ini manusia.., pernah menangis, pernah tertawa, pernah “tinggi” pernah juga rendah dan “jatuh”, pernah sangat hati2, pernah juga sangat ceroboh. 

Kemaren aku bilang, aku sedih, tapi sekarang aku bilang, aku gembira, tapi ada juga yang mengira aku gila, dan  mungkin itu betul, tapi sebetulnya saat DIA menyebutku gila, DIA juga gila,  aku terperangkap oleh kata gila yang aku sendiri bingung menjelaskan kegilaan yang kurasakan.

Dulu Aku pernah memegang pisau, dan dengannya aku pernah ingin mengiris nadiku, tapi aku tau, bahwa tawamu yang terbahak bagai setan itu mengurungkan niatku karena ternyata kamu sudah menungguku di gerbang neraka, aku juga pernah melarikan motorku, bukan sekedar lari tapi berkelebat cepat laksana pembalap tingkat nasional pada kecepatan 120km/jam demi mengejar kematian, tapi aku tau, seringai buasmu bak serigala itu membuatku mendadak menginjak rem sampai habis, pengejaran ujung nyawa itu berakhir karena aku tidak mau mati demi setan berjubah yang berpesta pora di neraka sana.


Aku ini laki2, tetapi kadang bisa seperti wanita, hatiku lembut, tapi aku kuat dan tangguh. bicaraku keras dan hampir terdengar kasar, itu karena aku tegas kepada para pecundang dan petarung jalanan yang pengecut, aku suka bertarung, tapi aku juga singgah didapur untuk memasak, meskipun hanya bisa menggoreng telur. dan aku juga mencuci sendiri bajuku.

Aku lelaki, tapi aku bukan penakluk wanita yang penuh dengan rayuan gombal, dan aku masih harus terus belajar memaknai hidup, walau, usiaku sudah lebih dari cukup untuk menjadi seorang kakek.

Dulu aku juga pernah jatuh cinta sampai ber-darah2, tapi bukan berarti aku tidak bisa sembuh, hanya perlu waktu, karena kata bu dokter, resepnya harus terus ditebus, itu artinya, perlu kesabaran tinggi, baik yang dibimbing maupun yang membimbing.

Hari ini, aku ingin menangis sambil menulis, atau tepatnya menulis sambil menangis, bukan karena cinta, tapi karena kata, kata memang sungguh bahaya, ia begitu bermanfaat bila disampaikan dengan baik, tapi begitu sakit bila dipakai untuk menusuk, sekarang aku akan mengakhiri tulisan ini dengan menghentikan tangis, lalu aku ukir senyum dipenghujungnya. Sambil kucoba merangkai kata ini:


“Tertawalah kamu diatas penderitaanku, maka aku akan BAHAGIA untuk kebahagiaanmu..”

Sabtu, 29 Oktober 2016

Kamu Pasti Bisa

Tidak sulit tapi juga tidak mudah..semua butuh keseimbangan, kekuatan, ketabahan dan konsentrasi. sama seperti perjuanganku selama ini.., kaki jadi kepala, kepala jadi kaki.., berjuang sendirian untuk bisa bangkit lagi sambil membawa beban yang tidak ringan tapi sungguh nikmat dijalani karena rasa ikhlas, tulus dan memaafkan. 

Dendam tidak membuat aku lebih bahagia, jadi aku lepaskan semua hanya untuk menggenggam kebahagiaan sejati.

Hidup itu pilihan..,

Hidup itu belajar dan bagaimana kita berjuang, bertahan dan bangkit, semangatlah.., jadilah sebaik kamu bisa.., karena aku yakin.. "kamu pasti bisa"

Jumat, 28 Oktober 2016

Perpisahan

Perpisahan..?

Tidak apa2..aku bisa memahaminya kok, dan terima kasih  ya, atas perhatian yang kamu berikan selama ini, mungkin ini jalan terbaik, dan aku bahagia pernah hadir di hatimu, aku selalu berdoa dan memohon agar Allah selalu menjaga kamu, menyayangi kamu, memberikan kebahagiaan buat kamu.
 

Cerita yang pernah kita lewati biarlah menjadi sebuah kenangan untuk diri kita masing2. . jujur hati ini masih menyayangimu, disaat kamu sedih aku juga sedih,, saat kamu tertawa aku pasti bahagia. 

Satu pesan dari aku, bahagialah kamu bersama orang2 yang menyayangimu, perpisahan memang tidak enak, tapi tidak apa2.., apa yang terjadi biarlah terjadi.

Rabu, 26 Oktober 2016

Ya Kamu..!!!

Aku KECEWA,,, 

yaa kamu,,, sama KAMU,,, datang pergi,,, seperti angin, seperti ombak, seperti pagi dan malam, seperti hujan dan kemarau,,, sesuka hati,,, hapus ajaaa semuaa nyaa,,, klw mmg begitu,, gaa perlu janji,,, gaa usah menunggu bln desember,,, mengigat ttg KAMU,,, bkn jantung berdetak kadang terlalu cepat,, kadang lama,, napas ku terasa pendek,,, ingin ku buang saja KAMU,, tp knpa ngikutinnn trusss sihh KAMU,,, sdh pergi saja ke asal mu,,, jngn ngikutin aku trusss,,, KAMU,, itu seperti bayangan yg gaa pernah mau pergi,,, aku pegelllll,,, aku jd uring2 annn,, yaaa krn KAMU,,, ahhh aku capeeee.

Inti nyaa aku gaa bisa buat Puisi indah seperti KAMU,,, yaaa KAMU.

Kuminta Padamu

Aku tak meminta setangkai mawar indah, karena kelopaknya akan gugur karena rentang waktu..

Aku tak meminta hadiah berbalut pita berwarna indah karena akan menjadi pajangan saja.

Aku juga tak meminta kau membelikanku baju taqwa yang bagus, karena tak kan mentaqwakan hatiku yang terlanjur rusak.

Akupun tak berharap kau berikan aku sebotol minyak wangi bermerk karena itu takkan mengharumkan akhlaq diriku yang buruk..

Aku tak berharap kau membelikan bingkai foto yang indah, karena saat kusimpan fotoku disana hanya akan mentertawaiku, karena umurku akan bergerak senja..

Aku tak ingin apapun selain ikhlasnya sebuah do'a, Karena terdapat kebahagiaan yang abadi tersemat disana, kata kata mu adalah penyemangat bagiku..

Semoga kau selalu hadir untuk menemaniku sampai tiba wafatku..
 

Dan semoga Tuhan  selalu menjaga mu, Aamiin.

Selasa, 25 Oktober 2016

Jengkel

Aku mampu menghadapi ini, walau aku sangatlah sakit karenanya, aku sering terluka dan terhina karenanya, dan yang aku dapati hanyalah rasa kecewa dan pengorbanan yang sia sia.
 

Aku tetap berdiri tegar disini, menghadapi semua pahitnya rasa, masih tetap setia dengan satu kata bahwa aku siap terluka, kadang mencintai sulit untuk dijalani karena sudah terlalu sering patah hati sering terluka tapi masih tidak mampu untuk menolaknya
 

Akan aku buktikan meski banyak air mata, tidak banyak terlontar kata kata, karena bibir ini tidak mampu menggambarkan sakitnya hati.
 

Ketetapan hati ini hanya untuknya, adalah salah jika aku membencinya, hanya berusaha tegar dengan kemunafikan cinta yang ada, walau tidak mengerti arah tujuannya, yang ada hanya menggoreskan luka dihati.
 

Kenapa tiada kebahagiaan untukku, kenapa selalu aku yang dalam kesedihan, kenapa harus selalu aku yang kehilangan, kenapa harus selalu aku yang terluka.

Kini seorang gadis meratapi nasibnya, kehilangan cinta kehilangan semua harapan dan impian yang ia damba karena kemunafikan cinta...

Senin, 24 Oktober 2016

Selamat Tinggal

Aku masih tidak mengerti, alasan Tuhan mengembalikan kebersamaan kita lagi, sepertinya sedikit tidak mungkin, terlalu membuang waktu.

Untukmu..,

Sebenarnya masih ada sebagian rasa yang belum ku bacakan, masih banyak cerita yang belum aku sampaikan, tapi aku tidak sanggup menyelesaikannya, akan sangat melelahkan,

Kamu tau..,

Sejak saat kehilangan kamu, keseharianku memang hampir tidak bermakna, aku tidak mau apa2 lagi, sementara gambaran tentang kamu muncul tanpa aku minta..

Terkadang, seseorang baru akan jujur setelah semuanya terlambat, tapi bagaimana mungkin, bahkan kayu yang sudah menjadi abu-pun tidak akan menjadi wujudnya kembali, begitu pun kita. dan nanti Kamu tidak perlu berusaha untuk melupakan, karena kenangan punya caranya sendiri untuk menghilang..

Hidupmu masih akan berjalan sekali pun tidak bersamaku.
 
Aku tahu..,

Keinginan hati ini untuk mengejarmu lagi, namun ternyata hati ini telah sampai pada batasnya, tidak selalu kuat, dan kamu tidak untuk ku kejar, lagi. nanti cinta akan ada untukmu, tapi bukan aku yang ada didalamnya.
 
Selamat jalan..,

Minggu, 23 Oktober 2016

Sakit Lagi

Di sini kugoreskan berjuta kata ungkapan hati, tentang diriku yang memendam rasa, tentang diriku yang terluka akan rasa, ingin kurangkaikan cerita indah tentang cinta tapi yang kudapat cerita duka

Namun masih,., kuingin  merangkai cerita indah, berharap benar2 bisa dan ada walau aku harus sakit lagi dan lagi, karena memang semua tak selalu sempurna.
Saat jarak teramat jauh memisakan ku, Hanya angan yang mampu untuk merangkai dan melahirkan bait-bait goresan yang semua itu untuk DIA.

Untuk DIA..,

Pada angan kutitipkan senyum ini untuk DIA, dekap lah aku erat2, agar rasa kita tidak dapat terpisahkan, agar DIA tau bahwa aku merindukan DIA dan supaya DIA pun tau betapa aku sangat tersiksa karena DIA.

Aku ingin memeluk DIA, dari nyataku bukan khayalku dan saat diri ini tidak mampu merengkuh DIA untuk jadikan DIA nyata dalam hidupku, aku harus terjatuh dan harus sakit lagi dan lagi.

Sabtu, 22 Oktober 2016

Ya Kamu

Bismillahi...
 

Kepadamu, kuingin bicara sebentar, pahami saja perasaanku dibawah nanti, biar kamu tau..,

"Perempuan-ku yang cantik.., HATI, adalah hal yang rahasia untuk di bicarakan, tempat yang tidak sembarangan untuk kita bisa masuk kedalamnya, aku pun tidak pernah memaksamu kesana, tapi rencana Tuhan berbeda, DIA menyelipkan kamu disebagiannya, dan menurutku itu luar biasa, aku mulai merasakannya, dan aku tau itu Kamu.
 
Iya, Kamu..Seorang yang sudah jadi begitu berarti untuk-ku.

Jumat, 21 Oktober 2016

Hai kamu

Pokonya aku akan penuhi dinding pesan ini dengan coretanku, aku tidak peduli mau DIA baca ataupun DIA marah, disini damai.., yAhhhh.., semoga saja DIA bisa memahami ini.

Hey...???(DIA)

Maaf bila aku kurang sopan memanggil.., aku hanya mau bilang.., kusediakan waktuku 24jam penuh buat DIA. mumpung aku lagi disini, terserah DIA mau gunakan atau tidak.., apapun yang ingin DIA bicarakan aku siap mendengar, satu lagi.., aku janji akan jadi pendengar yang baik.., tidak banyak menyela kecuali DIA yang minta.


Aku akan selalu ada, kapanpun DIA perlu.., jika tidak kutepati kata2 ku ini.., DIA boleh kok Suun aku.., hahaha....., ok.., ku ucapkan selamat pagi buat DIA.., aku minta DIA selalu tersenyum.., asal jangan senyum2 sendiri ya..,

Kamis, 20 Oktober 2016

Tak Sanggup Bertemu

Bila saja aku harus melupakanmu.., aku akan memulainya dengan berjalan mundur.., membayangkan dirimu detik demi detik sampai kau tidak terlihat lagi ingga saat mataku berkaca-kaca, aku akan memejamkan mata biar tidak sampai membuat pipiku basah.

Aku akan menghitung hari berharap jika aku bisa berjumpa dengan kamu lagi, aku membuang sebagian perasaanku kepadamu biar saat berjumpa denganmu, aku tidak terlalu bergetar.., keraguanku bertemu denganmu, sebab senangmu sudah tidak denganku lagi, sementara sejauh apapun aku berjalan mundur dari engkau, kita masih tetap dalam satu bumi, kita masih di bawah langit yang sama dengan langit ketika kita masih bersama, dan itu menjadi sulit buatku karena aku sangat menyayangimu

Rabu, 19 Oktober 2016

Logika vs Hati

Kenyataan yang  sangat aku benci saat ku dengar DIA ucapkan "aku hanya teman..,"

Setiap waktu aku memikirkan DIA, setiap hari dengar suara DIA.. di setiap hari DIA bilang sayang sama aku.. dan parahnya setiap detik aku gila selalu rindukan DIA.. tapi...sayang aku tidak pernah di anggap ada..aku hanya teman buat DIA..malah katanya TEMAN TAPI MESRA.

Hhmmmm.., rasanya seperti ingin berontak sebisa mungkin, ingin teriak sekeras mungkin.., GILA sakitnya.., sesak nya.., sampai sampai hanya air mata yang mengalir karena DIA.., hahaha.., kasihan banget diriku, hahaha.. sangat di sayang kan orang yang  kusayangi seperti itu, hahaha.. otakku menertawakan pilihan hatiku.

Logikaku mengejek..masih ingin kamu mempertahankan DIA...rasakan segala kesakitan yang kamu perjuangkan buat DIA... air mata kamu yang selalu mengalir menangis karena DIA...
hahahahaaaa rasain kamu hedi.


Logikaku dengan sangat senang tertawa mengejek hatiku yang sangat menyayanginya.

Selasa, 18 Oktober 2016

Aku Harus Pergi Demi KebahagiaanMU

Maaf.., aku harus pergi.

Maaf.., aku harus meninggalkan ini, tidak ada maksudku untuk lakukan semua itu, sesungguhnya tidak rela meninggalkan DIA seperti ini, semua itu aku lakukan hanya untuk membuat DIA bahagia dengan tanpa adanya aku, tanpa adanya masa lalu yang selalu mengusik, aku tidak ingin jadi duri dalam hidup DIA, aku tidak ingin dengan kehadiranku akan ada hati yang terluka, aku tidak ingin hadirku menghancurkan semua mimpi DIA.


Aku pergi, Maafkan aku tak bisa menemani DIA lagi..,

Maafkan  kesalahanku saat masih bersama, aku harap semoga DIA bahagia selamanya, dan tidak ada lagi dari anak2 kita yang akan alami hal seperti yang kita alami.

Biarkan CINTA tumbuh dalam hati, karena Allah yang menumbuhkan rasa itu tanpa kita meminta, dan yakinlah,., CINTA akan menjadikan semua bahagia dan indah.

Minggu, 16 Oktober 2016

Ada Yang Berubah Saat DIA Hadir

Tulisan dariku ini mencoba meng-abadikan yang mungkin nanti kamu lupakan atau sekedar untuk di kenang. Dari-ku untuk DIA.

"Ada yang Berubah Ketika DIA Hadir.., 
Aku kembali berani menyapa pagi, malamku idak lagi sibuk dengan alasan untuk tidak memikirkan DIA, tidurku hanya sekedar melewati malam, dimana aku sadar DIA selalu hadir sebagai bunga tidurku, aku berulang kali berdoa sebelum benar-benar terlelap, agar pagi segera datang. Jika DIA ingin tau seberapa lelap istirahat malamku, tanyakan saja pada DIAnya sendiri, seberapa lelap tidurnya semalam.

"Ada yang Berubah Ketika DIA Hadir..,

 
Pagiku kembali senyum-senyum sendiri. Aku terbangun, membuka ponsel, lalu ku ucap syukur. Selalu ada kamu yang muncul di situ, Semenjak DIA hadir, aku tidak suka lelap terlalu lama. Berharap dengan singkatnya aku tidur, DIA segera ada dan mengucapkan kata-kata yang membuatku tersenyum.

"Ada yang Berubah Ketika DIA Hadir..,

 
kemana saja aku pergi seakan DIA ikut bersamaku, Aku berharap DIA juga merasa bahagia sepertiku, Tidak pernah aku merasa bahagia yang seperti ini.

"Ada yang Berubah Ketika DIA Hadir..,
Apa yang tak pernah aku lakukan kini ada yang berbeda. Aku terus menunggu disaat sendiri, aku menemukan DIA pada layar ponselku. seketika itu aku langsung merindukan DIA. Aku baca segala cerita aktivitas DIA. Aku menjadi pecandu yang selalu ingin tau dan tak ingin melewatkan tentang DIA, lagi apa DIA dan dimana DIA sekarang berada dan rinduku ada pada puncaknya ketika suara DIA terdengar.

"Ada yang berubah ketika DIA hadir dan masih mencintaiku..,
Aku merasa sempurna, dicintai DIA, Tidak ada DIA dalam hariku, aku merasa kehilangan, kehadiran DIA sempurnakan hidupku. DIA adalah puncak dalam perjalanan hidupku. Se'olah DIA adalah pencapaianku untuk memulai hidup. Aku selalu mau DIA. Seutuhnya DIA. nyaman dengan DIA. Jadi jangan pernah tinggalkan aku ya..

"Ada yang berubah ketika DIA hadir dan masih mencintaiku..,

 
Aku seperti kembali tersadar bahwa aku adalah aku. Aku yang sekarang kembali percaya untuk melangkah. Aku kembali percaya tuk tanamkan dalam hati bahwa DIA adalah yang selama ini kunanti. Aku kembali percaya bahwa DIA adalah cintaku yang pertama kali.

Terima kasih, maaf atas ketidak pantasan ini, sesungguhnya memang aku bukanlah siapa-siapa.. aku hanyalah orang yang mulai terbiasa hidup bersamamu.

Jember

JEMBER jum'at 14-10-2016 (01:30)
 

Bismillah..
malam ini kucoba menulis kata yang sempurna. Namun aku tak tau apa yang harus kutulis, Apa yang ku alami hanyalah masalah keraguan. Aku ber-tanya2, "apakah aku ini."
 

Aku percaya bahwa kepercayaan adalah Satu2nya hal yang bisa membuat aku sampai dalam titik ini, karena tanpa itu dia tak kan pernah kembali.
 

Aku merasa dia percaya sama aku.. tapi tidak semua, Jadi aku ber-tanya2, "ada apa ini."
 

Langkahku semakin berat. Tidaklah mudah untuk membuat percaya seseorang dari setiap jejak yang kutinggalkan, Tanpa dia melihat atau mendengar.
 

Mendengar tidaklah cukup, untuk dia bisa menaruh semua kepercayaannya dan karena itu pula aku dalam keraguan.
 

Sekarang jangan salah paham. Agar ini bisa bertahan, aku memiliki harapan begitu banyak dan aku percaya bahwa dia akan percaya. hanya kepercayaan yang aku butuhkan.

JEMBER. 14-10-2016 (05:40)
 

Bismillah..
kucoba renungkan apa yang mengisi lelapku semalam, merangkainya menjadi untaian kejadian agar bisa aku tulis menjadi kata yg sempurna..tak bnyak yg bisa kuingat dari mimpiku, mungkin karena lelahku di perjalanan.
Bukan hak-ku dia harus selalu ada. Meminta kepercayaannya pun bukan hak-ku. Kenyataannya tawaku juga masih lantang tanpa dia. Namun tetap hak-ku untuk memberitahunya, bahwa aku sangat sayang sama dia. wis..bingung aku arep nulis opo..tapi intinya hanya DIA. jadi coretan ini judulnya "DIA"
G@lipong 1997

JEMBER 15-10-2016 (02:25)
 

Bismillah...
mungkin DIA tidak akan pernah membaca tulisanku lagi, tapi untuk terakhir, tulisan ini masih untuk DIA. perasaan sayang ini akan tetap bertahan walau kuharus menjauh dari DIA,, krena aku sadar bahwa ini adalah yang terbaik. aku teramat sangat sayang sama DIA yang seharusnya DIA tidak perlu tau itu, dan DIA kan abadi dihatiku. dulu saat dimana aku mencoba merelakan kepergian DIA, aku berusaha bisa mencintai yang lain itupun untuk sekedar meredakan rasa sakit dan hanya sebagai kedok dari ketidak mampuanku memiliki DIA, dan pada saat itu aku meyakini... suatu saat nanti, entah dalam waktu/dunia yang mana, aku bisa memiliki DIA. aku mengerti bagaimana DIA mencintainya, seolah lelaki itulah orang yang sudah lama mencintai DIA dan aku, hanyalah orang baru dalam kehidupan DIA. aku akan menjauh demi DIA, keadaan ini memamksaku untuk tidak bersama DIA. pasti berat rasanya, tapi mungkin ini yang terbaik untuk DIA, karena kebahagiaan DIA adalah keinginanku juga.
 

DIA sudah bahagia, pertahankan ya.. mulai sekarang aku harus biasa sendiri dan belajar tidak memperhatikan DIA lagi. aku harus menghilang dari DIA. sungguh ini akan jadi bebanku tapi ini yang terbaik untuk DIA.

ini hanya coretan dari seseorang yang sedang berandai andai memandang masa lalunya, Semoga DIA bisa menerimanya dengan santai, tenang dan senyum lebar..tapi jngan terlalu lebar ya..tar kayak lobang buaya..cukup senyum manis saja seperti yang sering kulihat dulu.
wasallamm..
G@L!pon9 1997

Jumat, 14 Oktober 2016

Dia

Saat pertama kali gadis itu menginjakan kakinya dirumahku, aku sudah menyukainya, tidak peduli bahwa dia saudaraku, aku sangat menyukainya, wajah lugunya serta senyum polos yang selalu ia tunjukkan membuat perasaan ini semakin tidak karuan, bertahun-tahun aku menahan perasaanku karena aku tau orangtuanya tidak akan pernah mengizinkannya sampai kapanpun.

yuli, gadis kecil itu kini tumbuh menjadi seorang wanita yang cantik dan lembut, dari awal, aku hanya bersikap diam kepadanya, aku tidak pernah mencarinya, aku tidak pernah menunggunya untuk untuk hidup bersama, dan aku tidak pernah menghiraukan keberadaannya...aku lakukan semua itu supaya aku tidak merasa bersalah karna telah menyukai saudaraku sendiri.

Selasa, 11 Oktober 2016

Kabarmu sekarang

20tahun lamanya tak mendapati kabar. dari DIA, dan kini DIA sudah ada yang memiliki, aku harap dengan bersamanya.. DIA jauh lebih baik, dan aku menaruh hormat padanya yang sekarang menggantikan tugasku,

Dulu adalah bagianku mencintai dan menyayangi DIA, namun masa-ku sudah usai, biar lah dia menggantikan posisiku yang pernah (benar) mencintai DIA.


Aku harap dia bisa melakukannya lebih baik, atau paling tidak dia melakukan yang sama baik seperti aku, meski aku bukan yang terbaik, dan setelah kudengar dari DIA..tentang keluh kesahnya yang diceritakan kepadaku..,

Anganku terbang jaauuuh keatas..,

Jika disaat itu ada sejuta ucapan menyelamati kebahagiaan DIA, disaat itulah kebahagiaan DIA akan di uji, belum pernah aku lihat maupun kudengar kebahagiaan sehina ini.

Dalam mencintai DIA (dulu), aku seperti menyumpahi diriku sendiri, entahlah.., kata2ku mengalir begitu saja atau mungkin kata2ku terwujud sebab aku porak poranda.

Tapi saat ini..bahagiaku melihat DIA bahagia seperti daun yang rapuh, gugur, berjatuhan dan menyakitkan.

Pesanku untuk DIA..; Jangan sampai jatuh air matamu, Biar dia mengenalmu lebih dalam, melebihi aku, cobalah lebih giat untuk membuat dirimu mencintainya..Meskipun membayangkanmu bisa mencintainya kan menyakiti perasaanku.