Selasa, 11 Oktober 2016

Kabarmu sekarang

20tahun lamanya tak mendapati kabar. dari DIA, dan kini DIA sudah ada yang memiliki, aku harap dengan bersamanya.. DIA jauh lebih baik, dan aku menaruh hormat padanya yang sekarang menggantikan tugasku,

Dulu adalah bagianku mencintai dan menyayangi DIA, namun masa-ku sudah usai, biar lah dia menggantikan posisiku yang pernah (benar) mencintai DIA.


Aku harap dia bisa melakukannya lebih baik, atau paling tidak dia melakukan yang sama baik seperti aku, meski aku bukan yang terbaik, dan setelah kudengar dari DIA..tentang keluh kesahnya yang diceritakan kepadaku..,

Anganku terbang jaauuuh keatas..,

Jika disaat itu ada sejuta ucapan menyelamati kebahagiaan DIA, disaat itulah kebahagiaan DIA akan di uji, belum pernah aku lihat maupun kudengar kebahagiaan sehina ini.

Dalam mencintai DIA (dulu), aku seperti menyumpahi diriku sendiri, entahlah.., kata2ku mengalir begitu saja atau mungkin kata2ku terwujud sebab aku porak poranda.

Tapi saat ini..bahagiaku melihat DIA bahagia seperti daun yang rapuh, gugur, berjatuhan dan menyakitkan.

Pesanku untuk DIA..; Jangan sampai jatuh air matamu, Biar dia mengenalmu lebih dalam, melebihi aku, cobalah lebih giat untuk membuat dirimu mencintainya..Meskipun membayangkanmu bisa mencintainya kan menyakiti perasaanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar