Saat, ketika aku sedang memandangi suasana dalam kereta malam, dari pasar senen tujuan pasar turi surabaya sejuknya AC membuat ku terkantuk kantuk seperti orang2 yang ada di dalam gerbong ini, dan pada saat itu, dia datang menghampiriku dengan sejuta pesonanya, wajahnya yang sangat cantik dan senyumnya yang sangat manis terasa sangat akrab dalam memoriku.
"Apa yang sedang kamu fikirkan hedi..?" tanyanya.
Entahlah..
Wanita seperti apa yang kau harapkan hedi..?" katanya.
Hmmm.., Setidaknya ada bayangan seseorang atau beberapa orang teman.."
"Hmm??"
"Mungkin,.. Yang cantik dan cerdas, ramah, lembut, pandai menyanyi, pintar memasak, Pandai mengurus rumah dan menyayangi keluarga.."
Dan ternyata tebakannya benar, tebakannya atas apa yang kufikirkan.
Iya..
"Kalau begitu seleramu terlalu.. tinggi..
Entahlah..
Lalu..?
"Ada.." katanya dengan mata berbinar-binar.
Siapa..?
"Aku!!
Kau..?
"Iya!!"
katanya pendek sambil mengangguk penuh semangat dengan wajah berseri-seri.
Tapi siapa kau..?
"Khayalanmu.." katanya sambil tersenyum..
Sebuah senyuman yang sangat manis, semanis senyuman-senyumannya yang lain yang pernah dia berikan.
Dan perlahan kemudian dia pun mulai menghilang, meninggalkanku yang mulai tersadar dari kantuk.
KA. Kerta Jaya
09-12-2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar