Aku merasakan.., kesepian adalah waktu di mana saat itu, aku tidak punya telinga atau pegangan yang bisa dipercaya untuk berbagi cerita, tidak peduli, ketika itu aku tengah duduk di tengah keramaian, aku masih saja merasakan sendiri.
Aku, yang punya banyak sekali hal yang harus kusimpan dalam diam, bahkan sejak remaja aku terbiasa diam, terkadang aku menjadi begitu sulit untuk menceritakan luka2 yang tengah kurasakan kepada yang selain Allah, aku selalu tau, bahwa ketika sedih, aku hanya perlu waktu untuk membiarkan rasa menyakitkan itu hilang dengan sendirinya, tapi saat melewatinya, tidak jarang mengharuskan aku untuk bertemu dengan sepi.
Walau sudah terbiasa dengan itu, kesepian selalu mampu menelan hati ber-bulan2, bahkan ber-tahun2 dan perasaan itu terasa begitu tidak enak, jujur saja aku tidak menyukainya, lagi pula siapa manusia yang bahagia berteman dengan kesepian..?
Aku bukan seorang lelaki pemurung, aku selalu memilih terlihat baik2 saja, dan itu yang menjadi masalah, kalau kamu adalah manusia yang seperti aku, kamu harus ingat satu hal; setelah segala luka dan kesepian yang berhasil kamu lewati, sesekali cobalah meletakkan tanganmu di genggaman orang yang ada didekatmu, dan itu bukanlah hal yang memalukan, karena hidup selalu menuntutmu untuk selalu lebih kuat, maka kamu tidak boleh tampak lemah, menjadi lebih kuat dari orang lain itu baik, tapi ingat..! jangan merasa sok kuat.
Aku.., yang terbiasa menyimpan banyak hal sendirian, selalu membiarkan sepi terlalu lama menetap, dan karenanya justru membangun dinding di dalam hati, sehingga disaat ada rasa cinta-sayang yang mencoba masuk, tidak akan mampu untuk menembusnya, dan itu bukanlah hal yang baik untuk diriku.
Buatmu..,
Temukanlah sesuatu darinya yang mampu membuatmu semakin menyayangi, dan pahami bahwa; merendahkan diri bukanlah suatu dosa.
Buatku..,
Buatku..,
Aku pernah merasa kecewa, dan diharuskan menyimpan sesuatu yang menyakitkan seorang diri, karena apabila aku bicara, akan membuat kesedihanku menyakiti hati orang lain, akan melukai lebih banyak perasaan, dan aku tidak ingin melakukannya, dan itu semua membuatku harus selalu berusaha sekuat tenaga mengingatkan diri dan merendahkan ego.
Buat kita..,
Buat kita..,
Bersama bukan tentang langkahmu yang hanya berteman bayangan, dan hanya berjalan tanpa ganggaman, aku yakin, kamu akan merasa baik2 saja bahkan akan terasa indah, saat kamu berjalan bersama bergandeng tangan dan saat kamu menoleh, selalu ada wajah yang setia memberikan senyumnya untukmu, dan percayalah..!, aku akan selalu tersenyum buatmu.
Memiliki kelemahan bukanlah dosa, pernah melewati hal buruk juga bukanlah kelemahan, begitu pun memerlukan seseorang untuk berpegangan, bukanlah hal yang memalukan, jangan khawatir kelak aku akan mampu memahaminya, bahwa segalanya akan baik2 saja, selama kalian bersama.
Memiliki kelemahan bukanlah dosa, pernah melewati hal buruk juga bukanlah kelemahan, begitu pun memerlukan seseorang untuk berpegangan, bukanlah hal yang memalukan, jangan khawatir kelak aku akan mampu memahaminya, bahwa segalanya akan baik2 saja, selama kalian bersama.
G@l!pong
Tidak ada komentar:
Posting Komentar