Aku tau...
Saat itu aku tengah dalam masa-masa paling sulit untuk bangkit dari keterpurukan hati, berbagai cara sudah ku coba untuk mengembalikan jiwaku yang sempat hilang, dan tidak di sangka2 kamu datang, memasuki ruang hatiku yang kosong dan membawa pada masa lalu, kau datang dengan cara yang baik, bahkan tak pernah ku sadari, kamu datang dengan cepat dan tepat, sampai akhirnya aku merasa kamu lah orang yang mampu menyembuhkan aku dari keterpurukan.
Saat itu aku tengah dalam masa-masa paling sulit untuk bangkit dari keterpurukan hati, berbagai cara sudah ku coba untuk mengembalikan jiwaku yang sempat hilang, dan tidak di sangka2 kamu datang, memasuki ruang hatiku yang kosong dan membawa pada masa lalu, kau datang dengan cara yang baik, bahkan tak pernah ku sadari, kamu datang dengan cepat dan tepat, sampai akhirnya aku merasa kamu lah orang yang mampu menyembuhkan aku dari keterpurukan.
Aku tau...
Saat ini kepemilikan dirimu telah dipegang oleh dia, jangan kamu tanya darimana aku tahu itu, karena dari ceritamu aku bisa menilai itu, aku juga tau bahwa cinta tidak bisa dipaksakan, percuma aku berusaha, jika dirimu ada yang punya, mencintaimu seperti mimpi yang tidak pernah jadi kenyataan, berusaha apapun aku akan sia-sia.
Saat ini kepemilikan dirimu telah dipegang oleh dia, jangan kamu tanya darimana aku tahu itu, karena dari ceritamu aku bisa menilai itu, aku juga tau bahwa cinta tidak bisa dipaksakan, percuma aku berusaha, jika dirimu ada yang punya, mencintaimu seperti mimpi yang tidak pernah jadi kenyataan, berusaha apapun aku akan sia-sia.
Aku tau...
Dunia kita berbeda, dunia mu terlalu jauh untuk ku gapai, karena kesibukanmu yang membuat komunikasi pun terasa sangat singkat. Jarak pun tak mengizinkan kita untuk bertatap muka.
Dunia kita berbeda, dunia mu terlalu jauh untuk ku gapai, karena kesibukanmu yang membuat komunikasi pun terasa sangat singkat. Jarak pun tak mengizinkan kita untuk bertatap muka.
Aku tau...
Sepertinya aku terlalu memaksakan keadaan, atau aku saja yang selalu membawa perasaanku terlalu dalam, jika meneruskan ini hanyalah menambah luka seperti sebelumnya dan jika dengan berhenti juga tidak menyembuhkan apa-apa.., sungguh bodoh sudah menunggumu dalam diam, berkhayal menjadikan cerita ini nyata.
Sepertinya aku terlalu memaksakan keadaan, atau aku saja yang selalu membawa perasaanku terlalu dalam, jika meneruskan ini hanyalah menambah luka seperti sebelumnya dan jika dengan berhenti juga tidak menyembuhkan apa-apa.., sungguh bodoh sudah menunggumu dalam diam, berkhayal menjadikan cerita ini nyata.
Aku tau...
Menaruh harap padamu mungkin saja percuma, sebab dirimu sudah ada pemiliknya, dan mungkin aku hanya seseorang yang tak penting yang muncul pada sedikit kesempatan dalam cerita cintamu..
Menaruh harap padamu mungkin saja percuma, sebab dirimu sudah ada pemiliknya, dan mungkin aku hanya seseorang yang tak penting yang muncul pada sedikit kesempatan dalam cerita cintamu..
Aku tau...
Aku bukanlah siapa-siapa, tentu saja aku harus rela jika pada akhirnya kamu berjumpa dengan dia yang ditakdirkan dunia untukmu dan aku memang bukanlah siapa-siapa, karena itu yang membuatku harus menelan perihnya luka.
Aku bukanlah siapa-siapa, tentu saja aku harus rela jika pada akhirnya kamu berjumpa dengan dia yang ditakdirkan dunia untukmu dan aku memang bukanlah siapa-siapa, karena itu yang membuatku harus menelan perihnya luka.
Aku tau...
Sudah kutuliskan ribuan kata tentang kita, tapi saat ku dapati status kita masih saudara, rasanya aku terlalu memaksakan diri, mungkin kita memang saudara, dan selamanya akan hanya menjadi saudara, sehingga kepastian yang ingin ku dapatkan hanya angan.
Sudah kutuliskan ribuan kata tentang kita, tapi saat ku dapati status kita masih saudara, rasanya aku terlalu memaksakan diri, mungkin kita memang saudara, dan selamanya akan hanya menjadi saudara, sehingga kepastian yang ingin ku dapatkan hanya angan.
Aku tau...
Cerita yang aku tulis kukira akan sempurna, ternyata tak berakhir bahagia, yang kutahu, masa depan itu kamu, tapi aku memilih tetap berpijak pada masa lalu dan berhenti di situ, jika benar seperti katamu bahwa putaran kesempatan pernah kulewatkan, mungkin itulah akibat dari sebuah kesalahan, dan kini, haruskah aku menujumu, perjuangkan kamu lebih jauh, atau kembali saja pada titik semula, cukup jadi pendamba, karena nyatanya tidak perlu ada perjuangan, sebab dirimu telah ada yang memenangkan.
Cerita yang aku tulis kukira akan sempurna, ternyata tak berakhir bahagia, yang kutahu, masa depan itu kamu, tapi aku memilih tetap berpijak pada masa lalu dan berhenti di situ, jika benar seperti katamu bahwa putaran kesempatan pernah kulewatkan, mungkin itulah akibat dari sebuah kesalahan, dan kini, haruskah aku menujumu, perjuangkan kamu lebih jauh, atau kembali saja pada titik semula, cukup jadi pendamba, karena nyatanya tidak perlu ada perjuangan, sebab dirimu telah ada yang memenangkan.
Aku tau...
Salahku yang tidak bisa melihat kenyataan, salahku mengapa dulu tidak pandai menggengam, salahku mengapa dulu memilih untuk diam.
Salahku yang tidak bisa melihat kenyataan, salahku mengapa dulu tidak pandai menggengam, salahku mengapa dulu memilih untuk diam.
Aku tau...
Mungkin menurutmu aku pengecut yang hanya bisa bicara seperti ini, tapi mungkin ini takdirku yang terlahir hanya sebagai penjaga nama yang ada dihatiku, karena tidak kau beri kesempatan untukku bicara dan malah kau mengusirku.
Mungkin menurutmu aku pengecut yang hanya bisa bicara seperti ini, tapi mungkin ini takdirku yang terlahir hanya sebagai penjaga nama yang ada dihatiku, karena tidak kau beri kesempatan untukku bicara dan malah kau mengusirku.
Aku tau...
Sepasang mata ini mengharap kan bertemu, kedua tangan ini mendamba genggamanmu, senyuman ini ingin terpaut di saat kita berjumpa. sebab rasa sayang akan terasa utuh saat bisa bersama, memberi kesempatan untuk kita bisa bicara, hanya kita berdua, lalu tetapkan pilihan sehingga tidak ada angan yang merasa dipermainkan.
Sepasang mata ini mengharap kan bertemu, kedua tangan ini mendamba genggamanmu, senyuman ini ingin terpaut di saat kita berjumpa. sebab rasa sayang akan terasa utuh saat bisa bersama, memberi kesempatan untuk kita bisa bicara, hanya kita berdua, lalu tetapkan pilihan sehingga tidak ada angan yang merasa dipermainkan.
Aku tau...
Mencintai lewat mimpi tidak akan pernah nyata, mencintai kamu hanyalah mimpi atau hanya aku saja yang terlalu malas menginjak bumi, tapi jika bumi benar-benar mendukungku mengapa sosok yang sering aku temui dalam mimpi hanyalah kamu.
Mencintai lewat mimpi tidak akan pernah nyata, mencintai kamu hanyalah mimpi atau hanya aku saja yang terlalu malas menginjak bumi, tapi jika bumi benar-benar mendukungku mengapa sosok yang sering aku temui dalam mimpi hanyalah kamu.
Aku akan tetap seperti ini dengan keadaanku, sampai jarak, waktu dan ruang yang memutuskan bahwa aku harus berhenti, berhenti tanpa syarat, mungkin akan tiba saat masing-masing dari kita akan saling mengerti.
Karena sesungguhnya...
Aku ingin...
Sebuah kepastian tentang rasa yang seperti tidak ada ujungnya.
Sebuah kepastian tentang rasa yang seperti tidak ada ujungnya.
Aku ingin...
Hanya kata sederhana, cukup sederhana hingga aku tidak perlu meminta apa-apa untuk dapat merasa ini akhir dari cerita, hingga aku tak perlu merasa kecewa sebab keinginan tidak sejalan dengan kenyataan, hingga aku tahu rasanya dicintai tanpa perlu meminta.
Hanya kata sederhana, cukup sederhana hingga aku tidak perlu meminta apa-apa untuk dapat merasa ini akhir dari cerita, hingga aku tak perlu merasa kecewa sebab keinginan tidak sejalan dengan kenyataan, hingga aku tahu rasanya dicintai tanpa perlu meminta.
Aku ingin...
Kamu ada dua, satu untukku dan satu untuknya, tapi aku tau, cerita ini tak mungkin tertulis seperti itu.
Kamu ada dua, satu untukku dan satu untuknya, tapi aku tau, cerita ini tak mungkin tertulis seperti itu.
Jika ini hanyalah masalah waktu, akulah orangnya yang selalu setia untuk menunggu, tapi mungkin ini lebih dari masalah waktu, sebab Allah hanya memberi sesuatu jika kita telah benar-benar siap memilikinya.
Jadi sampai sejauh mana, kau bawa pergi hatiku yang ada dalam genggamanmu itu..?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar