Kamis, 03 November 2016

Jawaban DIA..

Sedih rasanya, disalahkan oleh orang yang kita sayangi dan pernah hilang 22tahun yang lalu, padahal betapa beratnya hati ini untuk menghapus DIA karena orangtuaku dan juga karena DIA masih saudaraku, kucari kesibukan yang positif,,, supaya DIA tidak terus menghantuiku dan, DIA tidak pernah tau tentang itu.

Aku berusaha membenci DIA aku berusaha menghapus DIA aku mau tanyakan tentang DIA tapi aku malu. Karena DIA sudah menjadi suami orang, apa lagi kudengar cerita tentang DIA, begini, begitu, aku tidak mau dengar karena aku cemburu, dan ku pikir DIA sudah mempunyai seorang istri yang baik, cantik dan solehah,,,, maka aku berusaha menghapus nama DIA dari hatiku.

Selama 22 tahun DIA sudah kuhapus dari pikiranku, dan tiba-tiba DIA kembali datang, kembali masuk kedalam hati juga aliran darahku, kali ini susah rasanya untuk kubuang dan kuhempas lagi. karena aku tidak mau kehilangan DIA untuk kedua kalinya, aku merasa egois tapi aku tidak bisa dustai hatiku sendiri, bahwa aku memang sayang DIA, DIA begitu menyayangiku, perasa'an cintanya bisa kurasakan walaupun terbentang jarak yang sangat jauh,,, 

tapi aku sedih kalau tiba-tiba DIA suka ngambek dan selalu menyalahkanku, aku harus jelaskan apa lagi, semua sudah aku terangkan. Tidak apa-apa DIA marah, DIA kesel denganku, tidak apa-apa, aku terima, aku terima apa yang DIA katakan, tapi betapa tersiksanya aku tidak boleh mencintai DIA, karena DIA saudaraku, pernapasan ku terasa sempit  karena aku sedih dia marah denganku

Yang jelas saat ini, DIA itu CINTA SEJATI aku, yang pernah hilang 22 tahun yang lalu. Aku masih merasakan pertama kali DIA cium aku, itu ciuman pertama dari laki2 yang kuSayang, aku tidak bisa lupakan itu. Biarlah DIA marah dan kesal sama aku, yang penting aku tidak seperti yang DIA kira.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar