Januari ini aku pergi meninggalkan kamu,, meninggalkan anak anak kita, meninggalkan rumah yang penuh kenangan, aku pergi karena perintah yang telah menancap di hatiku, maaf aku tidak bisa menarik kata yang sudah ku ucapkan.
Aku pergi, untuk menyenangkan hati seseorang yang telah korbankan seluruh hidupnya, untuk kebahagiaan ku, aku pergi untuk menghapuskan luka yang telah kamu buat, jadi..?
hai Istriku!! aku pergi tinggalkan kamu untuk datang kepada yang memiliki hatiku, aku pergi tinggalkan kamu, bukan karena aku tidak menyayangimu, tetapi ada mata yang selalu mengawasi cintaku.
ketahuilah..,
Jika esok kamu terbangun dari tidurmu, dan tidak dapati aku disisimu, maka cepatlah bertasbih.
Jika esok, ketika melihat kamarmu sepi, maka, bayangkan olehmu, aku..suamimu sedang pergi membawa cinta sejatinya.
Jika Esok tidak ada tangan yang memberi rizki seperti yang biasa ku lakukan padamu, yakinlah.! Allah akan beri rizki padamu.
Jika esok, musibah, ujian, dan sejuta masalah, datang dalam kehidupanmu tanpa aku, lihatlah kepada hatimu, kemana kamu berlari..? saat itu Alloh ingin melihat Iman kamu yang setiap hari bergantung kepadaku.
Jika Esok, kamu melihat Rumah tetangga, penuh suara tawa, keceriaan terdengar dari sana, suami mereka selalu di rumah, jangan kamu iri, kamu justru harus belas kasih kepada mereka, mereka sedang membangun bahagia dari permusuhan yang hebat di rumah mereka.
Ketahuilah..!
Saat ini dalam kesenanganku ada kesusahan hati dan penderitaan, kesendirianku menjadi sempurna, aku kehilangan kamu juga kehilangan dia.., begitu dahsyat Allah memberikan hukuman kepadaku.
Dunia sudah menipuku, juga manusia2 yang hidup di dalamnya.., dan saat ini aku hanya bisa mengucap..,
"Alhamdulillah..."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar