Sabtu, 03 Desember 2016

membawamu lari

Ketika hilanganmu tidak ada yang direncanakan, diisitu pula kepergianmu menjadi keharusan, setiap kali aku merasa ini tak adil, namun kenyataan nya kehilangan bukan sesuatu yang mustahil, bahwa segala yang sudah kita lalui berhenti sampai disini, meninggalkan sejuta kenangan yang menyesakan hati, langkah kaki ku waktu itu tidak terkendali, karena coba memegang erat agar kamu tidak pergi, kucoba menjelaskan agar kita bisa memperbaiki segala nya yang terlanjur perih, namun kala itu, kamu hempaskan segala harapan, tidak sedikitpun perduli sakitnya menahan perpisahan

Menahan perasaan memang hal biasa, saat itu, menahanmu untuk tetap denganku, itu diluar batas kemampuanku, ingatkah kamu saat kita saling berjalan begandengan tangan menikmati senja, aku bilang, akan membawa kamu lari.?. Masih berlakukah itu saat ini..?  kemanapun berlari dan pergi asal dengan kamu, tidak apa lelah, asal bersamamu, walaupun sebab kesedihan ini adalah kamu tapi aku tetap mencintai kamu.
 
Aku ingin membawamu lari ke tempat dimana kita tidak akan dicela, dimaki, dengan perkataan menyakitkan, aku ingin membawamu lari ke tempat dimana segalanya terlihat baik, aku ingin membawamu lari, sangat jauh dan tidak berhenti, karena hari ini kamu berkata ingin berlari jauh, aku ingin membawamu ke tempat dimana hatimu damai dan lepas, aku ingin melihatmu bernafas lega walau hanya sebentar, aku ingin melihatmu tidur nyenyak dipangkuanku, aku ingin membelai rambutmu, aku ingin meyakinkanmu semua akan baik baik saja, aku dan kamu akan pergi jauh, meninggalkan semua ini, yang sesak akan tekanan, kenangan pahit, celaan, dan orang-orang yang menyebalkan.
 
Aku cemas, sedih melihatmu menahan luka, sedang aku disini sibuk sendiri dan kamu disana mungkin berharap kita bisa meluangkan waktu bersama, akan tetapi aku disini, diam tidak tau harus berbuat apa, menyentuhmu aku tak mampu, kamu terlihat rapuh dan aku tak mau memecahkan hatimu, aku hanya pria bodoh yang tidak tahu harus berbuat apa.
 
Kamu benar tentang aku yang tak bisa merubah apapun bahkan hanya memeluk dan meyakinkanmu saja aku tidak bisa, aku tidak bisa merawatmu layaknya perempuan dewasa lainnya, meskipun aku sangat ingin.

Sekarang setiap kali aku menikmati senja seorang diri, bayangmu selalu ada disisi, tak bisa aku tahan kesedihan karena kamu tidak ada, bahkan hangat pelukmu masih terasa, memori tentangmu yang tidak terlupakan, biasanya terlihat jejak bayangan saat kita saling berlari dengan canda tawa, seakan perpisahan tidak pernah terbayang sedikitpun diantara kita.

Dan kini, langkah kaki ini berjalan tanpa arah tanpa kau disini, kujalani kehidupan yang kian mencekik tanpamu, sambil menikmati kenangan yang tersisa, cinta yang telah sirna dan sebuah perpisahan yang tidak terlupa, namun aku tidak pandai memendam rasa, Ya! aku tetap cinta kamu, walaupun aku tau bahwa yang telah pergi tidak akan kembali dan kamu adalah seseorang yang kini tidak mungkin kembali untuk hidup bersamaku.




aku, lelakimu yang tak pernah lelah untuk bisa memperjuangkanmu.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar