Kamu yang membuatku DIAM..,
Terima kasih telah membuatku tersadar dari mimpi yang kubangun ribuan hari lamanya, terima kasih membuatku sadar atas kesalahanku menunggu dalam diam, membuatku tidak ingin mengulangi hal yang sama untuk kedua kalinya, membangun angan semu, mengharap pada apa yang kurasa nyata, merangkai mimpi. yang selama ini, kulakukan semua sendiri.
Terima kasih telah membuatku tersadar dari mimpi yang kubangun ribuan hari lamanya, terima kasih membuatku sadar atas kesalahanku menunggu dalam diam, membuatku tidak ingin mengulangi hal yang sama untuk kedua kalinya, membangun angan semu, mengharap pada apa yang kurasa nyata, merangkai mimpi. yang selama ini, kulakukan semua sendiri.
Kamu yang membuatku DIAM..,
Terima kasih karena pada akhirnya, kamu sendiri yang menghentikanku dengan cara yang baik, hati tidak pernah bisa dipaksa, ketika aku sebenarnya paham, kamu punya mimpi lain yang harus kamu tuntaskan, aku bisa membaca bahasamu, seolah memperingatkanku, kalau aku harus menuntaskan mimpiku sebelum aku membangun mimpi bersama kamu, karena aku masih memiliki sejuta ego yang harus kuhilangkan agar aku tidak berego ketika hidup bersamamu nantinya.
Terima kasih karena pada akhirnya, kamu sendiri yang menghentikanku dengan cara yang baik, hati tidak pernah bisa dipaksa, ketika aku sebenarnya paham, kamu punya mimpi lain yang harus kamu tuntaskan, aku bisa membaca bahasamu, seolah memperingatkanku, kalau aku harus menuntaskan mimpiku sebelum aku membangun mimpi bersama kamu, karena aku masih memiliki sejuta ego yang harus kuhilangkan agar aku tidak berego ketika hidup bersamamu nantinya.
Aku memutuskan untuk menghentikan penantianku dalam diam, ada langkahku yang terhenti setiap akan memulai langkah baru.., kamu-lah penyebabnya, karena selalu mereka-reka kemungkinan kita bisa bersama, mendahului kehendak-Nya, dan ternyata diamku hanya berbuah dosa, maka itu, aku memutuskan untuk menghentikan bagaimana pun hasilnya.
Dan terima kasih.., hatiku seperti hati lain yang mencintai, tetap akan terluka, tapi tidak apa2, pasti segera sembuh meski tidak sempurna seperti sedia kala.
Kamu yang membuatku DIAM..,
Terima kasih untuk membuatku mengerti, bahwa mencintai orang yang menikahimu adalah pilihan terbaik dalam hidupmu, bisa menjauhkanmu dari dosa, membuahkan pahala, dan membangun jalan ke surga, mencintai orang yang menikahimu adalah anugerah karena ia memilihmu di antara miliaran pilihan wanita yang bisa dipilihnya di muka bumi, dia memilihmu untuk menemaninya berjuang menghadapi hidup, memilihmu untuk melahirkan anak-anaknya dan hanya wanita terpercaya yang akan dia pilih untuk terlibat dalam hidupnya, karena setiap lelaki mempunyai keistimewaan untuk memilih, sebagai kodrat hidupnya.
Kepadamu yang membuatku DIAM..,
Aku akan tetap mendoakan kebahagiaanmu, semoga segala yang belum tertuntaskan, bisa terselesaikan, dan semoga ada hati yang akan menemani jalan hidupmu.
Terima kasih telah membuatku kembali DIAM sehingga langkahku terhenti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar